Tampilkan postingan dengan label relationship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label relationship. Tampilkan semua postingan

7.19.2011

Bosan Ditanya "Kapan Kawin?" Begini Jawabnya!

Jika Anda masih lajang, Anda pasti sudah berulang kali mendengar pertanyaan seperti, "Kok belum kawin, sih?" atau "Kapan kawin?" atau "Kamu sih, pilih-pilih!" Si penanya mungkin tak sadar betapa menjengkelkannya mendengar pertanyaan seperti itu. Anda sudah mendengarkannya sejak tahap Anda merasa terganggu dengan pertanyaan semacam itu. Anda mulai kebal, hingga mulai terganggu lagi (ketika sadar usia sudah mendekati 35 tahun).


Mungkin si penanya memang tak bermaksud menyinggung perasaan Anda karena itu memang pertanyaan standar yang akan dilontarkan orang ketika sudah lama tak bertemu. Oleh karena itu, daripada stres karena mendapat pertanyaan yang itu-itu saja, lebih baik Anda mencoba menjawabnya dengan cara yang berbeda. Entah itu dengan mengutarakan pandangan Anda tentang pernikahan atau menanggapinya dengan jokes saja. Yang penting, jawablah dengan tenang, tetapi tetap percaya diri. Nah, berikut jawaban yang bisa Anda berikan:

"Belum ketemu yang seiman. Kalau sudah seiman pun, belum tentu langsung cocok, kan?"
Jawaban ini akan membuat si penanya respek terhadap kondisi Anda bahwa menemukan pasangan yang seiman adalah prinsip Anda, dan ini jauh lebih elegan daripada menikahi siapa saja karena sudah didesak untuk menikah.

"Yah, gimana dong, dulu aku terlalu lama menghabiskan waktu dengan orang yang salah. Sekarang, aku lagi sibuk-sibuknya. Tapi aku tetap mencari, kok!"
Jawaban ini menunjukkan bahwa Anda bersikap realistis dengan kondisi Anda. Anda terlihat percaya diri, tetapi tetap rendah hati. Setiap orang pernah berbuat kesalahan, dan Anda ingin memperbaikinya. Siapa tahu, akibatnya si penanya akan mengenalkan Anda kepada temannya.

"Kalau aku tahu jawabannya, mungkin aku sudah menikah sekarang, dan kamu jadi patah hati!"
Anda bisa mengatakan hal ini jika yang bertanya seorang pria, dan Anda merasa tertarik padanya. Bila ia juga masih lajang, bukan tak mungkin jawaban ini akan membuka peluang baginya untuk menjajaki hubungan dengan Anda.

"Ah, senang juga kok, tetap melajang. Enggak ada yang melarang kalau mau keluar kota, dan enggak perlu kompromi soal apa pun."
Anda menunjukkan bahwa menjadi lajang tak selamanya merugikan atau memalukan. Namun, sampaikan jawaban itu dengan ekspresi yang meyakinkan. Bila tidak, Anda hanya akan dianggap menghibur diri atau bersikap defensif. Kalau Anda memang masih menikmati kehidupan lajang, kalimat ini menjadi cara yang baik untuk menjawab pertanyaan.

"Aku masih mencari pria beruntung yang akan mendapatkanku...."
Wow... great answer, great sense of humour! Berikan senyuman Anda yang paling menawan dan tunjukkan kepribadian Anda yang menyenangkan. Jawaban ini juga membuat si penanya sadar bahwa perempuan tetap harus mencari pria yang baik dan dapat diandalkan karena Anda pun punya kualitas yang sama. Hanya karena masih lajang, tak berarti Anda desperate.

"Aduh, belum ketemu Mr Right, nih! Cariin, dong!"
Nah, ini jawaban yang akan menguntungkan Anda. Bila Anda memang cukup sibuk sehingga tak terlalu sering meluangkan waktu senggang bersama teman-teman, si penanya akan merasa tergerak untuk mengenalkan Anda dengan teman-temannya. Bahkan, Anda mungkin bisa mendapat kenalan lebih dari satu. Asyik, kan?
"Ya, jelas harus pilih-pilih dong! Kalau tiba-tiba dia ternyata perampok bank, gimana?"
Ini juga jawaban yang asyik karena Anda menanggapi tuduhan "pilih-pilih" tadi dengan humor. Percayalah, sebagai perempuan Anda memang harus memilih pria yang mampu mendampingi Anda seumur hidup. Dan ini tak mungkin dicapai bila Anda tergesa-gesa memutuskan pria yang ingin Anda nikahi. Tentu, pilih-pilih yang dimaksud bukan "pilih yang ganteng, jangkung, kaya, atau terkenal".

Sekali lagi, apa pun jawaban yang Anda berikan, Anda harus percaya dengan apa yang Anda katakan. Bila Anda "membaca" bahwa percakapan itu akan berlarut-larut, segeralah mengganti topik pembicaraan. Ini memperlihatkan bahwa Anda tak bisa diatur olehnya. Lagipula, jika si penanya tergolong orang yang usil atau gemar mengurusi orang lain, tak ada gunanya meladeninya.


Sumber: Glamour

50 Universal Truths About Men







  1. Why should I remind you that “I love you?” I already told you once.
  2. I’ll do anything for sex; even commit to you for life.
  3. I hate arguing with you.  I’d much rather find a compromise.
  4. I love long hair. Sorry, but I do.
  5. When you speak softly, I can’t help but listen.
  6. I need to be told “no” sometimes. Not a lot, but every now and again reminds me that you are expensive.
  7. Please don’t ask me how you look unless you’re willing to trust my answer. 
  8. My eyes notice other women a lot more when you are upset with me.
  9. When you’re happy with me I can’t help but want to please you.
  10. If I don’t feel I can make you happy, it makes me feel less than a man.
  11. I expect you to be ready when I pick you up.
  12. Cigarettes make any woman look cheap and easy.
  13. I'm scared if I let a woman inside my heart, she'll take advantage of me.
  14. If you can’t stand up to me when I’m a brat, you’re too weak for me to open up to when I’m upset.
  15. Sitting quietly next to me after you’ve made me a meal is your get-out-of-the-doghouse-free ticket. You’ll be surprised how quickly I can forgive.
  16. You did something hurtful. If I never bring it up, I’m considering leaving you.
  17. I don’t read minds. Remember, I’m not a woman.
  18. You may know fashion, but I wish you’d dress to please me, not other women.  
  19. If I’m losing my hair, it’s not funny. Would you like me to joke about your weight?
  20. When I talk to you about golf and you act bored, it would be nice for you to remember all the times I’ve listened to you talk about what is important to you.                   
  21. The woman I love is easy to please. She appreciates the effort I put into making her happy, even if I get the details wrong.
  22. You look hot in a dress.
  23. I hate being told what to do when I don't ask for help. It makes me feel like you're my mother.
  24. If you sleep over, I might eventually marry you, but I'm less motivated.
  25. During sex my ears are as sensitive to your words as your skin is to my touch. 
  1. I need some type of signal or cue to walk across the room and approach you. What if you’re married!?
  2. It makes me feel like you trust me when you ask for my advice.
  3. It feels competitive when you insist on being in charge.
  4. Being respected is more important to me that being loved.
  5. I want every man to envy me when we arrive as a couple. Please don’t let yourself go.
  6. When I’m upset I am very tone sensitive. How you say it is more important than what you say
  7. I hate it when you minimize, ignore or tell me I don’t mean my compliments. It makes me want to stop giving them.
  8. I’m more insecure than you think. Why do you think I need your respect so much?
  9. I don’t always know how I feel. That’s why I don’t tell you.
  10. I don’t need you to do things for me. What I crave is being able to please you.
  11. If I do one thing and say something contradictory – go with my actions – that will always tell you what’s in my heart.
  12. I find myself wanting to please you when you simply smile at me without asking for something (like a favor).
  13. I really don’t want to hear about any of your ex-boyfriends, regardless of the point.
  14. If I don’t share what I’m thinking, it’s because I don’t think you will listen without interrupting.
  15. I don’t like to argue and I don’t like to guess what’s wrong. Just tell me so I can fix it.
  16. I love it when you put your hair in a pony tail. Yes, it’s a Freudian thing.
  17. Don’t ask me, “Are you going to wear that?” when I’m already dressed.
  18. A gentleman should always be respected by his lady in public, even if she is disagreeing with him.
  19. If you don’t believe you’re pretty, you won’t believe me when I tell you, no matter how many times I say it.
  20. It isn’t how much you weigh, it’s that your body is proportionate, which is so attractive.
     
  21. Sometimes I have weird, strange or very sexual thoughts. I don’t take them seriously and I don’t want to share them with you (or anyone).
  22. Sometimes you really don’t want to know what i'm thinking. See above.
  23. If you cheat on me, it is nearly impossible for me to get over it.
  24. I don’t remember everything about our relationship but that doesn’t mean I don’t love you.
  25. I need some time to myself to calm down when I’m upset so that I don’t say something I will regret.  

6 Tipe Hubungan Cinta, Selain TTM


 Hubungan cinta kerap kali menjadi rumit karena berbagai alasan. Anda cinta pada si dia, tapi dia sudah punya istri. Si dia cinta pada Anda, tapi tak berani mengungkapkan. Anda tidak pacaran, tapi hampir setiap hari pergi bersama. Jadi, kalau bukan pacaran, sebenarnya yang Anda jalani hubungan seperti apa sih?
Sebelum hubungan Anda menjadi eksklusif, atau Anda memutuskan untuk terikat menjadi sepasang kekasih, sebenarnya masih banyak tahapan yang Anda jalani. Hubungan Anda mesra, tapi Anda belum menjadi kekasih. Pada dasarnya, ada tujuh tipe hubungan cinta yang biasa terjadi antara pria dan wanita. Anda pernah menjalani salah satu di antaranya?

1. Teman ngobrol
Pasangan ini biasanya akan menanggapi "tuduhan" orang lain bahwa mereka berpacaran dengan mengatakan, "Enggak kok, kami enggak pacaran. Kami cuma teman ngobrol." Pada dasarnya, Anda saling menyukai, dan masing-masing mengetahui hal itu. Namun, tak satu pun dari Anda yang mencoba berusaha membawa hubungan ini menjadi lebih terikat. Nonton bareng atau ngopi-ngopi berdua sih, enggak termasuk "usaha".

2. Teman kencan
Kadang-kadang istilah antara kencan dan pacaran memang sedikit rancu. Saat janjian kencan dengan seseorang, Anda dan dia tahu bahwa pertemuan ini lebih istimewa dari pertemuan Anda biasanya. Tetapi, Anda dan dia tidak memiliki ikatan hubungan seperti sepasang kekasih. Anda dan dia masih bisa berkencan dengan orang lain.

3. Seeing each other
Seeing each other biasanya diartikan bahwa Anda sedang terlibat dengan seseorang. Meskipun hubungan itu tidak eksklusif, namun Anda berdua berminat untuk menjajagi kemungkinan untuk saling terikat. Oleh karena masih dalam taraf penjajagan, Anda masih bisa berkencan dengan orang lain. Tujuannya untuk mengetahui siapa sebenarnya yang paling tepat untuk dijadikan pasangan tetap.

4. Teman tapi mesra
Dulu biasa disebut HTS, alias hubungan tanpa status. Kita mengenalnya juga dengan istilah "friends with benefits", atau “no-strings-attached”. Anda bukan pasangan (karena berbagai alasan), namun Anda saling bersikap mesra satu sama lain. Idenya adalah, Anda bersepakat untuk membina hubungan yang intim tanpa melibatkan cinta, dan tanpa tuntutan untuk terikat. Meskipun begitu, hubungan ini jarang sekali berhasil seperti yang diharapkan. Biasanya karena salah satu jatuh cinta pada yang lain.

5. Lovers
Istilah ini memang sudah usang, tetapi rasanya tak ada kata lain yang bisa menggantikan istilah untuk hubungan istimewa ini. Lovers tidak terikat satu sama lain, tapi mereka sama-sama memiliki perasaan yang dalam. Lalu, mengapa mereka tidak saling mengikat diri? Macam-macam alasannya. Umumnya karena menikah atau sudah dijodohkan dengan orang lain, sehingga diam-diam menjalin hubungan dengan orang yang sebenarnya dicintai.

6. Significant frother
Teman atau saudara, sih? Anda bukan kekasihnya, dan Anda berdua juga tidak melakukan hubungan seks. Lebih tepatnya, mungkin bisa disebut hubungan yang platonis. Anehnya, kalau salah satu dari Anda berkencan dengan orang lain, yang lain akan merasa cemburu. Orang lain pun akan terheran-heran dengan hubungan Anda, dan kerap bertanya, "Kenapa sih, kalian enggak jadian aja?" Sebenarnya Anda sering berpikir bahwa kemungkinan itu layak dicoba. Entah mengapa, Anda berdua tak segera mencoba kemungkinan tersebut.

7. Mantan tapi mesra
Ada banyak alasan mengapa Anda berdua memilih memutuskan hubungan. Yang jelas, bukan karena Anda sudah tak lagi mencintainya. Mungkin saja karena adanya perbedaan keyakinan, tak tahan bila harus menjalani hubungan jarak jauh, atau karena orangtua kedua belah pihak tak saling menyetujui hubungan Anda. Nah, selama Anda berdua masih belum memiliki pasangan baru, tak ada alasan untuk terus berhubungan, kan?

Sumber: How About We

7.01.2011

12 Simple Tips For Relationship Bliss

Fairy-tale love is hard to find—here are some tips for keeping your relationship healthy and happy. 
One of the most common questions we hear is, "How do we make our relationship work?" The answers are complicated, varied, and, after a while, can start to sound like muddled platitudes. But these commonplace sayings get repeated because they work. With this in mind, we pulled together 12 cliches that, in fact, reveal simple, tried-and-true advice for having a healthy, happy relationship. Read on and let us know what you think:

1. Mind your manners.
"Please," "thank you" and "you're welcome," can go a long way in helping your partner remember that you respect and love him and don't take him for granted. 


2. Variety is the spice of life. Studies have shown that dullness can lead to dissatisfaction with a relationship. Trying something new can be as simple as visiting an unfamiliar restaurant or as grand as a backpacking trip through Sri Lanka. Discoveries you make together will keep you feeling close. 


3. The couple that plays together, stays together. Find a sport or hobby that you both love (no, watching TV does not count) and make that a priority in your relationship. Camping, biking, building model trains... whatever it is, find something you enjoy doing together.


4. Fight right. In order to have productive arguments, keep these rules in mind. Don't call your spouse names. When things get really tough, take a break from the argument. Let the other person finish his/her sentences. Don't initiate a discussion when you're angry.


5. I'll scratch your back if you scratch mine. No one likes demands (unless you're in a BDSM role play), but everyone can appreciate a compromise. If you want your lover to do something and you're not sure he'll be agreeable, the quickest way to avoid a confrontation is to sweeten the deal. For example: "Sure, I'll watch Monday Night Football if you take me to see the next movie of my choice."


6. Two heads are better than one. Being in a relationship basically means you've made a merger; you've not only joined assets but inherited the other's problems as well. Rather than looking at his problems as merely his own, tackle them together. For example, if he's gaining weight, rather than pushing him to diet on his own, enroll in an exercise program together.


7. Distance makes the heart grow fonder. Maintain your own friendships and occasionally have a night out without your significant other. Doing things without your s.o. not only makes you miss him or her, it also keeps you sane. And, in case the relationship doesn't work out, you'll still have your friends.

8. Sound it out. It other words: communicate! Talking out the tough subjects—money, religion, fidelity, raising kids—will not be the most fun you've had, but it'll be valuable. .


9. Laughter is the best medicine. Learn to laugh at yourself and at silly mistakes. If he throws your $300 cashmere sweater in the dryer, laughing it off is, in the long run, better than getting angry. It's is just a $300 cashmere sweater, not the end of the world. 


10. Keep your eyes on the prize. Yes, he forgot your co-worker's name for the tenth time, but it probably doesn't mean he doesn't care about you. If you keep your perspective fixed on the goal—to be in a happy, functioning partnership—you're less likely to get tangled up in every minor annoyance. Remember, you both want the same thing.


11. Quitters never win. Find a ritual and keep it alive, no matter what. Whether it's always kissing each other good night, renewing wedding vows every year, sleeping in as late as you want once a month or committing to having sex once a week, pick something that makes you both feel good and stick to it, even when you're tempted to skip

12. When the going gets tough, the tough get going... to therapy. Studies show that couples who seek counseling during rocky periods are more successful in resolving their issues than those who don't. Whether its from a religious figure, counselor or mental health professional, getting an expert to help sort out strife is as wise as forgoing self-installation and hiring a plumber to put in a new sink.